Tech News

SELAMAT DATANG DI MOTIVASI AKH HERU, BLOG PENUH MOTIVASI DAN INSPIRASI. INSYAALLAH BERMANFAAT

Rabu, 11 Mei 2016

Motivasi Hari Ini


" Tidak ada kebohongan yang lebih besar melebihi kebohongan pada diri sendiri"

Motivasi Akh Heru

Selasa, 10 Mei 2016

Nikmatnya Ukhuwah


"Keberhasilan adalah sebuah keniscayaan manakala dibelakang setiap prosesnya diiringi oleh orang-orang berkeyakinan kuat dan saling kuat-menguatkan di setiap langkah kebaikan guna menuai manisnya ukhuwah islamiyah dalam bingkai dakwah"

Motivasi Akh Heru

Tidak terasa kita sudah menginjak abad 21, abad yang banyak orang mengatakan sebagai refolusi peradaban, dimana tidak sedikit orang telah terlena dan terbuai akan lezatnya berbagai fasilitas penunjang kehidupan. Sangat susah untuk menggambarkan bagaimana hinar binar dan kerlip zaman di masa ini, sebab setiap individunya sudah memiliki idealismenya masing-masing, idealisme yang saya maksud disini adalah paradigma kuat yang hanya dia sendiri yang mampu menerjemahkannya dan sulit untuk mengubah hal itu. Dari akar itu kemudian say merujuk pada suatu keadaan dimana ketika setiap orang mempunyai idealisme yang berbeda, pasti ada suatu ketetapan yang membuat setiap orang berpikir bahwa sesuatu itu benar, dan memang begini yang seharusnya. Dan itu adalah Al-Quran. Dimasa yang sekarang ini, ada hal yang saya takutkan, yakni ketika seseorang memahami hakikat kebenaran menurut idealisme mereka masing-masing, tanpa adanya rujukan dan penafsiran yang benar. Kira-kira apa yang akan terjadi? Bisa kita bayangkan bahwa kebenaran yang hakikatnya adalah seperti apa yang digariskan oleh Allah SWT, malah akan tertafsirkan menjadi suatu sosok kebenaran yang belum tentu itu sama seperti apa yang Allah gariskan. Kebenaran dan kebaikan hanya akan terwariskan secara benar, tepat sasaran, dan efektif, manakala dilakukan secara jamaah, secara bersama-sama. Sebab kuatnya suatu hal akan sangat berbanding lurus dengan kuatnya suatu jamaah.

Berangkat dari pemikiran diataslah saya berpikir dan mulai menuliskan hal ini. Sungguh, ada begitu banyak ormas, lembaga, bahkan instansi yang bergerak dalam bidang kebaikan, berlomba-lomba untuk terus menyemaikan benih-benih kebaikan pada setiap orang yang bergerak di bidangnya, tak lupa mereka melakukan berbagai manufer dan eksperimen guna memaksimalkan kebaikan tersebut. Sangat baik dan mulia memang, dan saya sangat apresiatif akan hal itu, namun ada satu hal yang selalu terbesit dalam benak saya. Apakah kebaikan yang mereka lakukan telah sesuai dengan syariat? telah sesuai dengan apa yang Rasulullah contohkan? dan dilakukan dengan cara yang halal, dengan amal jamai yang syar'i? 

Saya sangat bersyukur ketika melihat teman-teman mahasiswa saya bergerak dalam dakwah menebar manfaat seperti yang As Syahid Hasan Al Banna sampaikan dalam bukunya Risalah Pergerakan. Salah satu inti yang benar-benar saya rasakan adalah nilai ukhuwah dalam dakwah, sungguh sangat nikmat apa yang beliau sampaikan, dan memang sangat besar manfaat yang dapat kita rasakan bersama. Betapa indahnya ketika kita bergerak dalam bidang kita masing-masing, terus berkarya dan mengabdi untuk negeri tanpa kehilangan jati diri kita sebagai ikhwah, seperti slogan yang sudah tidak asing lagi kita dengar, bahwa "kita adalah ustadz sebelum yang lain".

Kalau kita lihat, cara berpikir kita harus benar dan sesuai jalurnya, jangan terbaik dan tertukar, karena salah dalam urutan akan menimbulkan sesuatu yang belum tentu kita harapkan. Contohnya adalah urutan beramal dengan harta saja yang simpel, apakah kita akan memberikannya kepada warga di luar yang miskin dan kekurangan, atau kerabat dekat kita yang miskin dan kekurangan, apakah kita akan menyalurkan donasi untuk korban di suriah, atau donasi untuk korban di indonesia misalnya?

Mari sama-sama kita beramal jamai, dan raih keberkahannya, hingga nikmatnya ukhuwah itu dapat kita capai.

Semoga kita termasuk hamba-Nya yang istiqomah di jalan-Nya. Aamiin.
Wallahu 'alam.....

Motivasi Hari Ini

"Nikmatnya kebaikan tidak akan bertahan lama dan terasa kurang lezat
manakala kebaikan hanya kita nikmati sendiri."

Motivasi Akh Heru

Back to top