Tech News

SELAMAT DATANG DI MOTIVASI AKH HERU, BLOG PENUH MOTIVASI DAN INSPIRASI. INSYAALLAH BERMANFAAT

Selasa, 28 April 2015

Lakukan Perubahan dengan Regenerasi Politik



SEMARANG, suaramerdeka.com - Pada saat ini banyak sekali generasi muda Indonesia yang bagus dan berkualitas namun masih takut untuk terjun atau muncul dalam dunia politik. Salah satu faktornya, generasi muda saat ini mempunyai anggapan bahwa politik itu kotor, kejam, korupsi dan amburadul.

Pandangan negatif inilah yang ingin ditepis dan diluruskan oleh Joice Triatman dalam kegiatan Diskusi Publik ''Anak Muda Berpolitik, Siapa Takut?'' di Gedung Thomas Aquinas Unika Soegijapranata Semarang, Rabu (25/9).

Sebagai salah satu pembicara, calon legislatif 2014 dari Partai Nasional Demokrat ini mengatakan bahwa adanya kalimat ''politik kotor'' bukan disebabkan karena politiknya yang kotor melainkan pelaku politik (oknum) yang berbuat kotor.

''Saya ingin memberikan dorongan kepada anak muda yang bagus dan berkualitas untuk berani tampil berpolitik mewakili generasi muda dan bersaing dengan yang sudah duluan. Yang kotor itu bukan politiknya tetapi hanya oknum tertentu yang kemudian dibesarkan oleh media,'' kata wanita cantik asal Semarang yang sebelumnya merupakan 1st Runner Up Miss Indonesia 2005.

Mengutip hasil survei yang dilakukan oleh Plan Politika mengenai tingkat kepercayaan anak muda terhadap pemerintahan, lanjutnya, 29,31% dari 429 anak muda usia 14-29 tahun memberikan nilai 6 (skala 10) dan 21,72% dari mereka memberikan nilai 5 (skala 10).

Hasil tersebut menunjukkan bahwa rendahnya kesadaran dan tingkat partisipasi pemuda pada dunia politik disumbangkan oleh kaum muda. Padahal kesadaran dan partisipasi pemuda dalam politik sangat penting dalam rangka melanjutkan pembangunan bangsa yang lebih baik.

''Modal anak muda dalam berpolitik adalah mereka lebih berani dan pemikirannya tidak bertele-tele atau to the point. Namun yang masih perlu diwaspadai adalah sikap emosionalnya dan belum dewasa. Karena itu mereka harus banyak belajar dalam arti lebih dewasa terutama dalam pengambilan keputusan. Sementara yang lebih senior untuk tidak pelit dalam memberikan informasi atau share kepada yang lebih muda supaya (kehidupan berpolitik) negara lebih hidup dan dinamis (regenerasi politik),'' kata Joice dalam diskusi yang dimoderatori Kaprogdi Komunikasi B Natalia Sari Pujiastuti.

Dalam diskusi publik yang digelar oleh Fakultas Hukum dan Komunikasi Progdi Ilmu Komunikasi, Hendrar Prihadi selaku Plt Wali Kota Semarang sekaligus Ketua Partai PDIP Kota Semarang menambahkan bahwa saat ini generasi muda selalu dininabobokan oleh generasi sebelumnya.

''Anak muda adalah calon pemimpin bangsa. Untuk menjadi pemimpin tidak berdasarkan umur tetapi pada kemauan, kemampuan dan kesempatan. Niat tersebut harus ditanamkan pada diri sendiri untuk tambahan semangat,'' kata Hendi, sapaan Hendrar Prihadi.

Sumber : http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news_smg/2013/09/26/173436/Lakukan-Perubahan-dengan-Regenerasi-Politik diunduh tanggal 26 September pukul 11.45 WIB.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Back to top