Motivasi Akh Heru adalah salah satu blog yang akan memberikan banyak motivasi, utamanya dalam bidang ilmu pengetahuan, bahasa hati, dan berbagai hal positif lainnya.Saya berharap agar blog ini akan menjadi blog yang barokah dan mermanfaat bagi seluruh pembaca pada umumnya, dan saya pribadi pada khususnya. Aamiin. ^_^
Tech News
Minggu, 27 September 2015
Cahaya dan Kegelapan
Sungguh sebuah fenomena yang tidak asing lagi kita dengar. Sebuah kata yang mungkin sering kali terbesit dalam renungan dan khayalan di kala petang menjelang. Sebuah estetika yang merona untuk sebuah bunga kehidupan.
Sebenarnya dalam gemerlap dunia telah tersimpan sejuta rahasia yang mungkin kita tidak pernah sadari. Mungkin juga tidak pernah naluri ini mengiyakan akan keabsahan dan keabadiannya dalam alam yang luar biasa. Tidaklah mengherankan bilamana begitu banyak manusia yang terseok-seok menanti sebuah jawaban dari misteri kehidupan. Benderang cahaya semu kian mengaburkan pandangan manusia, hingga kini kebanyakan dari kita tersilaukan akannya. Manusia oh manusia, sadarkah betapa rapuhnya diri ini? Tidak pernahkah kita berpikir betapa silaunya kehidupan ini. Ya.... Tidak...
Sebuah jawaban yang tidak perlu kita untuk saling menyalahkan.
Kesadaran manusia kini telah terkikis oleh derasnya alunan lembut dosa. Maka tidak ayal lagi ketika kita mencoba bangkit. Namun goncangan terus saja terjadi. Sampai pada waktu yang akan datang, dimana seseorang yang membawa dan menjunjung tinggi kebenaran ibarat menggenggam erat sebuah bara api yang menyala-nyala. Sakit.... Pedih.... Panas.... Namun inilah kenyataannya.
Kebanggaan seseorang yang tanpa sadar menghitamkelamkan jiwanya sendiri dalam kubangan kemaksiatan kian merajalela dan menggaung menghiasi dunia. Mereka seolah melihat kemenangan yang nyata, seolah melihat kejayaan dan kemegahan yang tiada tara, hendak menghampiri dirinya.
Gelapnya diri tidak dapat lagi terselamatkan dikala dirinya tidak mampu mengubah pola dasar kehidupannya. Satu hal yang harus dan wajib kita ketahui bersama adalah bahwa kegelapan bukanlah Tuhan yang menciptakan, bahkan sebenarnya kegelapan itu sendiri tidak pernah ada, tidak pernah hadir, dan tidak sekalipun turun ke bumi serta alam semesta yang luasnya tak terkira. Ibarat sebuah kejahatan yang tidak pernah ada, tidak pula pernah di ciptakan dan bahkan sebenarnya kejahatan itu sendiri tidak sekali-kali terbesit dalam serangkaian alur penciptaan alam ini. Mungkin bagi sebagian dari kalian bertanya-tanya. Apa maksud dari semua ini.
Tidak dapat kita pungkiri lagi, tidak ada lagi pengelakan dan penolakan pada diri dan hati setiap manusia bahwa sejahat dan sekejam-kejamnya manusia di muka bumi ini pasti menginginkan dan mendambakan kejayaan, kedamaian, dan mungkin keabadian. Alam berpikir manusia amatlah terbatas, bahkan bisa dikatakan terlalu sempit untuk mengupas tuntas, dan menggali seluruh rahasia di balik setiap penciptaan yang nyata maupun yang maya. Sadar atau tidak sadar, kita adalah makhluk maya, makhluk yang berada dalam sebuah kotak kecil, makhluk yang berada dalam dunia indrawi. Maka sebesar dan setinggi apapun khayalah kita tentang kebahagiaan hanya akan berbatas pada apa yang terbaik yang pernah kita lihat. Mungkin terlihat naif, namun inilah adanya.
Dalam gelapnya alam semesta tidaklah disebabkan karena terciptanya kegelapan di dalamnya. Namun kunci dari semua itu adalah, bahwa kegelapan bukan hadir karena tercipta namun karena ketiadaan cahaya. Kejahatan pun tidak pernah sekalipun hadir, melainkan karena ketidakadaannya kebaikan, bahkan yang harus kita tahu bahwa kitalah yang menciptakan dunia kegelapan ini, kitalah yang merekayasa dan mengarang cerita bodoh ini. Sadarkah kita akan hal itu? Sudah matikah cahaya hati kita? Renungkankanlah.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar