Tech News

SELAMAT DATANG DI MOTIVASI AKH HERU, BLOG PENUH MOTIVASI DAN INSPIRASI. INSYAALLAH BERMANFAAT

Jumat, 23 Januari 2015

Islamic Civilisation of Enginering School (Sekolah Rekayasa Peradaban Islam)


Islamic Civilisation of Enginering School (Sekolah Rekayasa Peradaban Islam)

Sebuah Sekolah, sebuah wahana pendidikan yang memungkinkan peserta didiknya untuk menjelajah sisi terdalam dalam segi ke-Islaman. Pendidikan, ilmu pengetahuan, analisa, rekayasa, hipotesa adalah sekelumik kata-kata yang sering kita dengar dalam ranah penelitian dan karya ilmiah, namun dari berbagai ungkapan di atas, apakah kita hanya terpaku pada analisa kasus ke duniaan? Apakah kita hanya terpusat pada penjelasan dan pemaparan akan kehidupan yang sesaat ini? Saya katakan tidak. Sekolah dan pendidikan seperti yang telah kita jalani sekarang ini adalah contoh kecil dari sebuah pemaksaan kepada logika dan otak kita untuk selalu dan terus meningkatkan ketajamannya dalam hal penguasaan ilmu alam semesta dan seisinya. Berbagai pemikiran dan paham yang telah terdefinisikan dalam bermacam-macam konsep sudah tersebar dan meluas tak terkendali. Pengetahuan dan kecakapan diri dalam menganalisa dunia dijadikan sebagai patokan dalam menjalankan sebuah proyek besar untuk menguak semua yang terkandung dalam jagad raya ini. 

Sekolah dan peradaban merupakan dua unsur yang berbeda, namun memiliki hubungan yang dekat. Coba kita menilik dan menganalisa sekali lagi, mengapa pertanyaan dan uraian seingkat diatas dapat muncul? adakah kolerasi antar satu kata dengan kata yang lain? Jawabannya ada pada diri anda masing-masing. Namun ketika kita menyoroti dan menggali lebih dalam lagi, khususnya dalam hal peradaban, pastilah semua itu ada hubungannya. Karena bagaimanapun juga sebuah peradaban pasti kita tinjau dari sudut pandang teknologi dan pendidikan, walaupun kebudayaan dan unsur lain yang terdapat dalam lingkup tersebut cukup kental kala itu. Peradaban adalah suatu masa yang terjadi pada waktu tertentu dengan pelaku yang tidak sama, namun pada hakikatnya sebuah peradaban pastilah berhubungan dengan pendidikan, sebab seiring berkembang dan majunya sebuah peradaban, disana pendidikan juga akan mengikuti.

"Sejarah adalah hal yang tak mungkin terjadi pada waktu yang sama, namun sejarah dapat berulang pada masa yang berbeda"
Motivasi Akh Heru

Merekayasa dan menganalisa adalah hal yang sudah biasa di kalangang mahasiswa, namun apakah setiap analisa dan pemikiran yang kita lakukan hanya sebatas pada masa kita hidup saja? Tidak kawan, karena setiap rekayasa dan pemikiran akan membuahkan peradaban dan masa yang baru, sebuah kehidupan dan tatanan sosial yang berbeda. Teman pemikiran dan pemahaman memang hal sangat di perlukan dan di perhatikan, memang benar ketika kita paham dan mengerti akan hal yang dimaksud, semuanya akan berjalan sesuai apa yang telah terencana, itu pun jika pemahamannya konkrit dan senada dengan yang lain, lalu bagaimana bagi yang belum atau bahkan tidak paham? Seperti layaknya seorang penguasa yang memunculkan sebuah fatwa dan aturan bagi rakyatnya, memang bagi rakyat yang mengerti dan memahami akan kebijakan itu dapat menerima dan melaksanakannya dengan baik, namun bagaimana dengan yang tidak? Mungkin mereka akan mendemo besar-besaran atau bahkan melakukan kerusakan pada administrasi pemerintahan, padahal jelas bahwa pemerintah manginginkan hal ini berjalan agar rakyatnya sejahtera. Itulah salah satu contoh kecil akan pentingnya sebuah pemahaman. Maka dari itu rekayasa dan analisa haruslah sejalan dan berimbang.

Sedangkan dari segi keislaman, yang sudah jelas-jelas memaparkan dan memfaktualisasikan setiap kejadian yang telah lampau, bahkan setiap kejadian dan momentumnya tertulis dan terbukukan secara rapi dalm Al Quran, tanpa ada perubahan sekecil apapun. Apakah ada karaguan di dalamnya? Tentu saja tidak, karena kitab itu adalah terbitan langsung dari Allah yang kemudian di wahyukan kepada Rasulullah SAW melalui Malaikan jibril. Setiap kejadiannya tidak ada yang saling bertentangan, dan Islam telah membawa perubahan dan merekayasa peradaban dengan mengubah manusia dengan berbagai Tuhannya menjadi satu padu dan berprospek pada satu Tuhan yaitu Allah. Islam telah membuktikan banyak hal yang dapat di jangkau akal dengan mudah, bahkan dari segi ilmu pengetahuan Islam telah mengajarkannya, mulai dari penyanggahan teori Plato 400 tahun sebelum masehi yang menyatakan bahwa bumi itu bulat, Charles Darwin dalam bukunya yang berjudul The Origin of Species (1859) yang menyatakan bahwa manusia berasal dari kera. Apakah Nabi Adam AS selaku manusia pertama yang menginjakan kaki di bumi berasal dari kera? Apakah ada buktinya? Nah dari sekian banyak yang telah di jabarkan Islam oleh kita apakah kita masih meraguan rekayasa yang telah dilakukan Rasulullah?

Nah, dari sini kita mulai sadar bahwa rekayasa peradaban itu di perlukan dalam suatu pendidikan dalam bentuk yang sistematis yang kemudian di kemas dalam bentuk tempat pembelajaran yang disebut sekolah. Terbukalah semua, terbukalah jendela kita akan pengetahuan dan rekayasa yang sesungguhnya, kini kita tahu bagaimana pentingnya suatu pendidikan yang berprospek pada perekayasaan sebuah peradaban dan berkonsen penuh pada Islam tanpa melalaikan pengetahuan umum. 

"Sebuah peradaban bukan terbentuk dari banyaknya orang yang berjaya, namun peradaban terbentuk karena adanya persatuan paham dan perekayasaan pemikiran"
Motivasi Akh Heru
By: Admin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Back to top