PENDIDIKAN
"Pendidikan bukan hanya yang menceraskan, namun pendidikan adalah yang menyadarkan"
Motivasi Akh Heru
Sekolah yang tidak layak, sarana yang tidak memadahi, SDM yang kurang berkualitas, dan ketidakmerataannya kesejahteraan sosial. Itulah sekelumik masalah yang berkaitan dengan pendidikan di Indonesia, betapa mirisnya, betapa malangnya, dan betapa terlambatnya tranver pendidikan di Negara ini. Mengapa hal ini terjadi? Dan mengapa hal ini semakin rumit dan sulit untuk terselesaikan? Mungkin dua pertanyaan di atas telah mewakili rasa penasaran anda mengenai perkembangan pendidikan di Indonesia. Memang begitu banyak permasalahan yang muncul dalam Negeri yang sedang berkembang ini, namun bagaimanapun juga, kita sebagai warga Negara yang baik, harus terus berpikir kreatif nan inovatif namun tapa pada konsep yang telah ditetapkan dalam perundang-undangan.
Ilmu pengetahuan, teknologi informasi dan komunikasi, serta berbagai multi media yang telah berkembang pesat pada era globalisasi saat ini membuat para pemuda, anak-anak, bahkan masyarakat umum terperdaya, terpengauh, bahkan terbawa arus konspirasi yang telah dirancang oleh gelombanng globalisasi yang semakin lama semakin tinggi dan mengahnyutkan. Banyak generasi muda yang sebenarnya kita harapkan untuk menjadi pembesar sekaligus pembaharu bagi negeri yang sedang sakit ini, malah justru terhigemoni oleh konsep-konsep sosialis komunis yang membawa pengaruh negatif dan merusak moral yang luhur, yang telah di wariskan oleh para tokoh-tokoh terdahulu. Soekarno, Bung Hatta, BJ Habibie, Bung Tomo, dan segenap jajaran pejuang bangsa yang telah menorehkan secercah cahaya kebangkitan bagi Bangsa ini, telah merelakan masa muda mereka, merelakan kebebasan mereka, dan merelakan kebahagiaan mereka demi memperjuangkan kemerdekaan bangsa. Apakah hanya dengan kita berleha-leha dan bersikap seolah-olah tidak terjadi apa-apa terhadap bangsa ini akan membuat mereka bangga? Apakah akan membuat mereka bahagia disana? Saya jawab tidak, tidak sama sekali. Dimana sosok Soekarno yang cerdas dan dapat menguasai 5 bahasa sekaligus? Dimana sosok Bung Hatta yang kita rindukan pergerakan dan konseptualisasinya? Dimana sosok Bung Tomo yang menggelorakan semangat pejuang kemerdekaan?
Pendidikan, jawaban atas semua permasalahan dalam Negeri yang sakit ini. Pendidikan adalah dasar, pendidikan adalah awal, dan pendidikan adalah tolak ukur akan maju atau tidaknya sebuah negara. Ya, begitulah faktanya, coba kita menelisik lebih jauh lagi mengenai peran pendidikan bagi setiap jengkal kehidupan kita. Politik dengan berbagai keruwetannya dalam merangkai sebuah tatanan negara yang baik dan ideal memerluakan sebuah transfer ilmu yang baik dan sistematis, sebuah penanaman paham dan juga penalaran pengetahuan juga akan sangat berguna dan bermanfaat bagi kehidupannya di masa yang akan datang. Ekonomi bisnis dengan berbagi startegi dan teknik dalam merketing-nya yang begitu kompleks serta memerlukan pengelolaan yang intensif, pastilah membutuhkan penanaman ilmu yang mendalaman akan proses analitisnya, nah dari secuil kejadian diatas, sudah dapat kita lihat, bahwa betapa besar peran ilmu pengetahuan bagi kehidupan kita. betapapun berat tuntutan dan tanggungan kita dalam suatu pekerjaan ataupun sebuah organisasi, pastikan bahwa pendidikan adalah dasar dalam sebuah penyelesaian dari tuntutan dan tanggungan tersebut, sebab ilmulah yang membuat kita maju, ilmulah yang membuat kita besar, dan ilmulah yang membuat kita berjaya.
"Dibalik majunya sebuah bangsa, terdapat pemimpin yang cerdas, dan dibalik sosok pemimpin yang cerdas terdapat pendidikan luar biasa"
Teman, pendidikan harus kita gelorakan, pendidikan harus kita sejahterakan, dan pendidikan harus kita setarakan, sebab di sanalah kunci keberhasilan dan kemajuan umat manusia, karena bagaimanapun juga generasi muda harus kita bentuk, harus kita siapkan, untuk masa depan Indonesia yang lebih baik
By: Admin
Ilmu pengetahuan, teknologi informasi dan komunikasi, serta berbagai multi media yang telah berkembang pesat pada era globalisasi saat ini membuat para pemuda, anak-anak, bahkan masyarakat umum terperdaya, terpengauh, bahkan terbawa arus konspirasi yang telah dirancang oleh gelombanng globalisasi yang semakin lama semakin tinggi dan mengahnyutkan. Banyak generasi muda yang sebenarnya kita harapkan untuk menjadi pembesar sekaligus pembaharu bagi negeri yang sedang sakit ini, malah justru terhigemoni oleh konsep-konsep sosialis komunis yang membawa pengaruh negatif dan merusak moral yang luhur, yang telah di wariskan oleh para tokoh-tokoh terdahulu. Soekarno, Bung Hatta, BJ Habibie, Bung Tomo, dan segenap jajaran pejuang bangsa yang telah menorehkan secercah cahaya kebangkitan bagi Bangsa ini, telah merelakan masa muda mereka, merelakan kebebasan mereka, dan merelakan kebahagiaan mereka demi memperjuangkan kemerdekaan bangsa. Apakah hanya dengan kita berleha-leha dan bersikap seolah-olah tidak terjadi apa-apa terhadap bangsa ini akan membuat mereka bangga? Apakah akan membuat mereka bahagia disana? Saya jawab tidak, tidak sama sekali. Dimana sosok Soekarno yang cerdas dan dapat menguasai 5 bahasa sekaligus? Dimana sosok Bung Hatta yang kita rindukan pergerakan dan konseptualisasinya? Dimana sosok Bung Tomo yang menggelorakan semangat pejuang kemerdekaan?
Pendidikan, jawaban atas semua permasalahan dalam Negeri yang sakit ini. Pendidikan adalah dasar, pendidikan adalah awal, dan pendidikan adalah tolak ukur akan maju atau tidaknya sebuah negara. Ya, begitulah faktanya, coba kita menelisik lebih jauh lagi mengenai peran pendidikan bagi setiap jengkal kehidupan kita. Politik dengan berbagai keruwetannya dalam merangkai sebuah tatanan negara yang baik dan ideal memerluakan sebuah transfer ilmu yang baik dan sistematis, sebuah penanaman paham dan juga penalaran pengetahuan juga akan sangat berguna dan bermanfaat bagi kehidupannya di masa yang akan datang. Ekonomi bisnis dengan berbagi startegi dan teknik dalam merketing-nya yang begitu kompleks serta memerlukan pengelolaan yang intensif, pastilah membutuhkan penanaman ilmu yang mendalaman akan proses analitisnya, nah dari secuil kejadian diatas, sudah dapat kita lihat, bahwa betapa besar peran ilmu pengetahuan bagi kehidupan kita. betapapun berat tuntutan dan tanggungan kita dalam suatu pekerjaan ataupun sebuah organisasi, pastikan bahwa pendidikan adalah dasar dalam sebuah penyelesaian dari tuntutan dan tanggungan tersebut, sebab ilmulah yang membuat kita maju, ilmulah yang membuat kita besar, dan ilmulah yang membuat kita berjaya.
"Dibalik majunya sebuah bangsa, terdapat pemimpin yang cerdas, dan dibalik sosok pemimpin yang cerdas terdapat pendidikan luar biasa"
Motivasi Akh Heru
Teman, pendidikan harus kita gelorakan, pendidikan harus kita sejahterakan, dan pendidikan harus kita setarakan, sebab di sanalah kunci keberhasilan dan kemajuan umat manusia, karena bagaimanapun juga generasi muda harus kita bentuk, harus kita siapkan, untuk masa depan Indonesia yang lebih baik
By: Admin

Tidak ada komentar:
Posting Komentar